Sabtu, 09 Juni 2012

TUGAS MINI PROYEK 2011/2012



Nama-nama anggota kelompok
TOPIK :
Peran Teknologi sebagai Media Belajar pada Mahasiswa
JUDUL:
Peran Teknologi, Khususnya Internet sebagai Media Belajar pada Mahasiswa
LATAR BELAKANG
Teknologi sering dikaitkan dengan adanya komputer. Komputer sangat erat kaitannya dengan internet. Internet adalah inti dari komunikasi melalui komputer. Sistem internet terdiri dari ribuan jaringan komputer yang saling terhubung di seluruh dunia, menyediakan berbagai informasi tak terhingga yang dapat diakses orang-orang dari berbagai kalangan. Pada banyak kasus, internet menyediakan informasi yang lebih up-date dibanding buku teks (text book).
            Melihat fenomena yang terjadi akhir-akhir ini, apalagi memasuki era globalisasi yang semakin jelas di depan mata, internet juga kian marak sebagai salah satu media yang sangat diminati oleh orang-orang dari berbagai kalangan dan umur. Hal ini jugalah yang membuat kami tertarik  untuk melihat sejauh mana internet telah mempengaruhi kehidupan mahasiswa khususnya.
Mahasiswa dewasa ini tumbuh di dunia yang jauh berbeda dengan di masa ketika orangtua dan kakek nenek mereka masih menjadi seorang pelajar. Sebagai orang-orang yang khusus akan diterjunkan dalam dunia kerja, mahasiswa sangat perlu menguasai teknologi apalagi intenet yang sudah sangat umum, bahkan sangat diperlukan dalam dunia kerja. Jika seseorang ingin terjun dalam dunia kerja, mau tak mau teknologi juga harus sudah melekat juga dalam dirinya.
Teknologi, khususnya merupakan salah satu tema yang penting dalam pendidikan saat ini. Artinya setiap pelajar memang sudah dituntut untuk menguasai teknologi khususnya internet jika ingin bertahan pada era globalisasi yang semakin marak ini.
Dalam kesempatan kali ini, kami mengadakan survey untuk melihat sudah sejauh mana internet mempengaruhi kehidupan mahasiswa, khususnya di Medan. Kami ingin apa sebenarnya pengaruh internet tersebut secara langsung dalam kehidupan mahasiswa, dan apa tanggapan mereka terhadap penggunaan internet yang sudah semakin marak.
LANDASAN TEORI
            Teknologi berasal dari istilah teckne yang berarti seni (art) atau keterampilan. Menurut Dictionary of Science, teknologi adalah penerapan pengetahuan teoritis pada masalah-masalah praktis.
Untuk membatasi pengertian teknologi yang luas, maka pengertian teknologi dapat dikelompokan sebagai berikut :
  • Teknologi sebagai barang buatan

Tidak ada manusia yang sempurna, semua pasti memiliki kelemahan. Kelemahan yang ada pada diri manusia itu kemudian diminimalisir dengan adanya teknologi agar kelemahan yang dimiliki manusiapun menjadi sedikit berkurang. Tetapi barang-barang buatan tidak hanya terbatas pada kelemahan manusia saja tetapi sesuatu yang tadinya belum terpikirkan.
  • Teknologi sebagai kegiatan manusia

Kegiatan manusia tidak lepas dari kegiatan membuat dan menggunakan. Kegiatan manusia itu merupakan bentuk dari teknologi itu sendiri.
  • Teknologi sebagai kumpulan pengetahuan

Kegiatan membuat dan menggunakan pasti tidak akan lepas dari ilmu membuat (produk) dan ilmu menggunakan (komsumsi). Ilmu tersebut merupakan kumpulan dari pengetahuan yang didapat manusia dari berbagai sumber.

  • Teknologi sebagai kebulatan sistem

Pembahasan yang bulat dan menyeluruh akan tercapai kalau teknologi ditinjau sebagai suatu sistem. Ini berarti teknologi dibahas sebagai suatu kebulatan unsur-unsur yang saling berkaitan dan saling mempengaruhi dalam lingkungan sistem itu sendiri.

            Internet dapat diartikan sebagai jaringan komputer luas dan besar yang mendunia, yaitu menghubungkan pemakai komputer dari suatu negara ke negara lain di seluruh dunia, dimana di dalamnya terdapat berbagai sumber daya informasi dari mulai yang statis hingga yang dinamis dan interaktif.

Teknologi informasi, khususnya internet menjadi media yang penting saat ini. Internet banyak digunakan dalam berbagai bidang. Teknologi informasi memiliki peranan : (1) dapat menggantikan peran manusia, dalam hal ini dapat melakukan otomasi terhadap tugas atau proses; (2) memperkuat peran manusia, yakni dengan menyajikan informasi terhadap suatu tugas dan proses; (3) berperan dalam restrukturissi terhadap peran manusia, dalam melakukan perubahan-perubahan terhadap kumpulan tugas dan proses.
Kemudahan–kemudahan yang ditawarkan internet membuat banyak orang tertarik untuk menggunakannya. kehadiran internet menjadi kebutuhan dalam dunia pendidikan saat ini. Internet tidak hanya digunakan dalam proses pembelajaran di kelas, namun juga mulai digunakan di berbagai registrasi dalam dunia pendidikan.  Hal ini membuat internet semakin dekat dengan dunia pendidikan. 
Pergeseran yang terjadi saat ini adalah berpindahnya pusat pembelajaraan dari teacher center menjadi student center. Hal ini membuat kebutuhan akan internet semakin meningkat. Internet saat ini telah menjadi media pembelajaran bagi mahasiswa khususnya. Berbagai bentuk aplikasi dan fasilitas yang tersedia di internet dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk peningkatan kualitas dan mutu pembelajaran.  Internet memungkinkan seorang mahasiswa untuk memperoleh informasi yang lebih luas bagi seorang mahasiswa sebelum pembelajaran di kelas diadakan.
Internet sangat efektif untuk dijadikan sebagai media pembelajaran karena menyediakan akses yang sangat luas. Media yang baik adalah media yang mampu memberi akses yang luas. Semakin luas jangkauan sebuah media pembelajaran maka akan semakin baik sebuah pembelajaran itu. Semakin banyak informasi yang kita peroleh tentang sesuatu maka akan semakin baik pemahaman kita terhadapnya.
Internet juga sangat penting dalam peningkatan kualitas pendidikan tinggi. Dalam melakukan peningkatan kualitas pendidikan ada beberapa hal yang dapat dilakukan yaitu: peningkatan kompetensi dosen, peningkatan muatan kurikulum, peningkatan kualitas pembelajaran dan penilaian hasil belajar, peningkatan bekal ketrampilan mahasiswa, penyediaan bahan ajar yang memadai, dan penyediaan sarana belajar. Internet akan sangat membantu dalam peningkatan sumber belajar bagi mahasiswa juga membantu menyediakan bahan ajar bagi para pengajar. Keterbatasan bahan di perpustakaan dapat diatasi dengan penggunaan internet.
Kebutuhan yang begitu besar akan internet menuntut ketrampilan lebih dari mahasiswa untuk menguasai internet. Adanya ketrampilan memanfaatkan internet dengan tepat akan sangat membantu mahasiswa dalam menyelesaikan tugas dalam waktu yang lebih cepat.

TUJUAN PENELITIAN
Adapun tujuan kami melakukan penelitian ini adalah:
·         Untuk mengetahui seberapa besar internet mempengaruhi kehidupan mahasiswa
·         Untuk mengetahui dampak yang ditimbulkan oleh internet terhadap mahasiswa
·         Untuk mengetahui perbandingan minat mahasiswa dengan melibatkan pembelajaran dengan menggunakan internet
·         Untuk mengetahui sikap mahasiswa terhadap penggunaan internet
SASARAN/ OBJEK OBSERVASI
 Mahasiswa/i yang sedang menjalani perkuliahan di Medan
Penjelasan Objek atau Subjek
            Objek yang kami pilih pada penelitian ini adalah mahasiswa/i dari berbagai universitas di Medan. Adapun alasan kami memilih objek yaitu mahasiswa/i yang ada di Medan, agar lokasi survey tidak terlalu luas sehingga bisa menimbulkan bias. Jika lokasi survey adalah mahasiswa di Medan, maka pengambilan data dan penarikan kesimpulan lebih bisa dipertanggungjawabkan.
ALAT DAN BAHAN:
            Dalam melakukan survey ini, kami akan memerlukan:
·         Kuisioner
Kuisioner kami gunakan sebagai alat pengambilan data
·         Alat tulis
Alat tulis kami gunakan sebagai alat untuk mencatat hasil survey
·         Kalkulator
Kalkulator kami gunakan untuk mempermudah penghitungan data
·         Kamera
Kamera kami gunakan untuk pengambilan gambar objek yang relevan dengan penelitian
            ANALISIS DATA
            Analisis data yang kami gunakan dalam penelitian ini adalah dengan metode survey berupa pengisian kuisioner, baik yang online maupun dalam bentuk edaran berupa kertas. Survey kami terdiri atas 25 buah pernyataan dengan tiga pilihan jawaban yaitu sesuai, netral, dan tidak sesuai untuk melihat sejauh mana internet telah mempengaruhi kehidupan mahasiswa secara individu.
            Adapun pernyataan yang kami buat untuk melakukan survey ini adalah:
·         Saya memiliki alat teknologi  yang bisa digunakan untuk mengakses jaringan internet (handphone, laptop, smartphone, tablet)
Sesuai              : 81%
Netral              :14%
Tidak sesuai    :5%
·         Saya memiliki modem untuk dapat mengakses internet
Sesuai              : 70%
Netral              : 9%
Tidak sesuai    : 21%
·         Internet sangat membantu bagi mahasiswa, terutama dengan tugas-tugas kuliah
Sesuai              : 94%
Netral              : 5%
Tidak sesuai    :1%
·         Internet membuat media pembelajaran jauh lebih menyenangkan dan fleksibel
Sesuai              : 74%
Netral              : 25%
Tidak sesuai    :1%
·         Setiap hari saya pasti menggunakan internet
Sesuai              : 43%
Netral              : 40%
Tidak sesuai    :17%
·         Jika jaringan internet sedang bermasalah, saya merasa sangat kesal
Sesuai              :58%
Netral              :38%
Tidak sesuai    :4%
·         Saya sudah menggunakan teknologi internet sejak duduk di bangku Sekolah Dasar
Sesuai              : 5%
Netral              : 18%
Tidak sesuai    :77%
·         Saya lebih senang jika dosen memberikan tugas dengan melibatkan penggunaan internet
Sesuai              :31%
Netral              :52%
Tidak sesuai    :17%
·         Saya senang dengan perubahan metode pembelajaran dewasa ini yang sudah banyak melibatkan penggunaan internet
Sesuai              :45%
Netral              :51%
Tidak sesuai    :4%
·         Internet memiliki pengaruh positif yang lebih besar dibandingkan pengaruh negative
Sesuai              :40%
Netral              :49%
Tidak sesuai    :11%
·         Tuntutan perkuliahan membuat saya harus lebih sering mengakses internet
Sesuai              :66%
Netral              :30%
Tidak sesuai    :4%
·         Saya lebih senang mengumpulkan tugas lewat email
Sesuai              :39%
Netral              :44%
Tidak sesuai    :17%
·         Saat sedang menggunakan internet untuk kepentingan tugas, saya sering tergoda untuk membuka hal-hal lainnya (diluar kepentingan tugas)
Sesuai              :61%
Netral              :32%
Tidak sesuai    :7%
·         Internet merupakan media pelajaran yang sangat membantu dan ekonomis
Sesuai              :74%
Netral              :22%
Tidak sesuai    :4%

·         Jika website yang sangat saya senangi ditutup, saya akan merasa sangat kesal
Sesuai              :46%
Netral              :41%
Tidak sesuai    :13%
·         Sebelum masuk kuliah, saya selalu browsing  bahan yang relevan dengan topik yang akan dipelajari di internet
Sesuai              :14%
Netral              :60%
Tidak sesuai    :26%
·         Saya sangat mendukung adanya website yang menyediakan layanan download gratis
Sesuai              :85%
Netral              :15%
Tidak sesuai    :0%
·         Saya sering mengambil bahan kuliah yang disediakan layanan website tertentu secara gratis
Sesuai              :59%
Netral              :35%
Tidak sesuai    :6%
·         Selain mencari bahan kuliah, saya juga menggunakan internet untuk mengakses hal-hal lainnya
Sesuai              :77%
Netral              :21%
Tidak sesuai    :1%
·         Dibandingkan dengan untuk mencari kepentingan kuliah, saya jauh lebih sering menggunakan internet untuk kepentingan lain (seperti online jaringan sosial, main game, mendownload lagu-lagu dan film)
Sesuai              :39%
Netral              :41%
Tidak sesuai    :20%
·         Saya bisa mengatur diri saya kapan saat harus menggunakan internet untuk kepentingan tugas/belajar dibandingkan dengan menggunakan internet untuk hal lain (di luar kepentingan kuliah)
Sesuai              :54%
Netral              :41%
Tidak sesuai    :5%
·         Saya sangat tergantung pada internet
Sesuai              :13%
Netral              :49%
Tidak sesuai    :38%
·         Kampus saya menyediakan fasilitas yang memungkinkan mahasiswa untuk mengakses layanan internet
Sesuai              :88%
Netral              :11%
Tidak sesuai    :1%
·         Saya senang menghabiskan sebagian besar waktu saya untuk menggunakan internet (>5 jam perminggu)
Sesuai              :41%
Netral              :45%
Tidak sesuai    :14%
·         Ketika ada waktu senggang, internet adalah pilihan terbaik
Sesuai              :49%
Netral              :42%
Tidak sesuai    :9%


JADWAL PERENCANAAN

Kegiatan
Mei
Juni
I
II
III
IV
I
II
III
IV
Pemilihan Topik
×







Penentuan Judul
×







Mendiskusikan metode & pelaksanaan observasi

×






Pembuatan Pendahuluan dan Landasan Teori

×






Pelaksanaan survey


×





Diskusi untuk menganalisis data yang diperoleh



×




Diskusi untuk membuat kesimpulan akhir




×



Pembuatan Poster




×



Evaluasi





×


Posting Blog





×

















KALKULASI BIAYA
Mencetak kuisioner dalam bentuk kertas        Rp. 3.600,00
Memperbanyak kuisioner (50 buah)               Rp. 25.000,00
Reward                                                            Rp.15.000,00
JADWAL PELAKSANAAN

Kegiatan
Mei
Juni
I
II
III
IV
I
II
III
IV
Pemilihan Topik
×







Penentuan Judul
×







Mendiskusikan metode & pelaksanaan observasi


×





Pembuatan Pendahuluan dan Landasan Teori


×





Pelaksanaan survey




×



Diskusi untuk menganalisis data yang diperoleh




×



Diskusi untuk membuat kesimpulan akhir





×


Pembuatan Poster





×


Evaluasi





×


Posting Blog





×
















HASIL SURVEY
            Setelah melaksanakan survey mengenai pengaruh internet terhadap mahasiswa, kami mengetahui bagaimana sebenarnya pengaruh internet terhadap mahasiswa.
·         Jika dibandingkan dengan fenomena pendidikan yang sekarang dengan sepuluh tahun yang lalu, penggunaan media internet dan kebutuhan penggunaan internet meningkat secara drastis
·         Sebagian besar mahasiswa sudah memiliki alat teknologi yang dapat digunakan untuk mengakses internet (seperti handphone, laptop, smartphone, dan tablet)
·         Internet sangat membantu mahasiswa dalam pelaksanaan tugas-tugas kuliah apalagi dengan biaya pengaksesan internet yang cukup ekonomis
·         Hampir semua universitas sudah menyediakan layanan yang memungkinkan mahasiswa mengakses layanan internet sehingga akan sangat memudahkan dan membantu mahasiswa
·         Mahasiswa cukup sering menggunakan internet untuk mengambil bahan kuliah, apalagi dengan adanya layanan download gratis dari berbagai website yang semakin memudahkan pengambilan informasi
·         Meskipun internet juga memiliki pengaruh negatif yang besar, internet cenderung membawa pengaruh positif terhadap mahasiswa karena mahasiswa sudah cukup mampu mengatur kapan harus menggunakan internet untuk tugas kuliah dan kapan bisa digunakan untuk hal-hal lainnya
·         Mahasiswa memiliki stereotype yang positif mengenai perubahan metode belajar yang dewasa ini sudah banyak melibatkan penggunaan internet
·         Selain digunakan untuk kepentingan kuliah, internet juga sering digunakan mahasiswa untuk mengakses hal-hal lainnya. Pada waktu senggang juga banyak mahasiswa yang menggunakan waktunya untuk browsing internet. Hal ini menunjukkan bahwa internet telah menjadi salah satu bagian yang sangat mempengaruhi kehidupan mahasiswa
·         Internet sudah merupakan suatu kebutuhan yang cukup penting bagi mahasiswa, apalagi tuntutan penggunaan internet yang cukup tinggi. Hal ini ditunjukkan dari banyaknya waktu yang dihabiskan mahasiswa untuk menggunakan internet
KESIMPULAN
            Setelah melakukan penelitian berupa survey mengenai pengaruh internet terhadap kehidupan mahasiswa, kami mengambil kesimpulan bahwa internet merupakan kebutuhan yang sangat diperlukan oleh mahasiswa. Selain tuntutan perkuliahan, cukup banyak informasi yang dapat diperoleh dari internet. Cukup banyak mahasiswa yang menghabiskan sebagian besar waktunya untuk menggunakan internet, itu artinya internet sudah mempengaruhi sebagian besar kehidupan mahasiswa.
            Internet merupakan media pembelajaran yang sangat cocok bagi mahasiswa karena selain ekonomis, internet juga dapat diakses dimanapun dan kapanpun. Mahasiswa juga memiliki pandangan yang cukup positif terhadap perkembangan teknologi berupa penggunaan internet tersebut.
           
EVALUASI
 Kami meresa sedikit lega setelah menyelesaikan tugas proyek mini ini. Dalam pelaksanaan survey kami begitu banyak kendala yang kami hadapi. Terdapat beberapa pelaksanaan yang tidak terlaksana sesuai jadwal pelaksanaan. Kami awalnya mengalami kendela dalam menentukkan pelaksanaan observasi, kami kesulitan memikirkan bagaimana pelaksanaannya. Kesulitan pertama karena kami harus membuat kuisioner untuk mengumpulkan data, ditambah lagi kami melakukan beberapa penundaan jadwal diskusi.
Keterlambatan kami dalam mempersiapkan pelaksanaan survey akhirnya membuat kami harus mengundur tanggal pelaksanaan survey, padahal kami membutuhkan waktu pelaksanaan yang tidak singkat. Masalah yang paling banyak kami alami adalah dalam pembuatan kuisioner dan pengambilan data.
Meski jadwal perencanaan kami tidak sama dengan jadwal pelaksanaan, kami tetap bersyukur karena dapat menyelesaikan tugas proyek mini ini. Semoga pelajaran yang kami peroleh dari pengalaman mengerjakan proyek ini dapat kami manfaatkan sebaik mungkin dan memberi perbaikan bagi kami.
TESTIMONI
            Menurut kelompok kami tugas proyek mini ini merupakan tugas yang berat. Pelaksanaan proyek ini jauh dari yang kami bayangkan. Begitu banyak kendala yang kami alami dalam menyelesaikan tugas ini. Beberapa kali kami harus merubah metode pelaksanaan hingga akhirnya kami harus mengubah seluruh konsep proyek kami.
            Pada awalnya kami ingin mengamati pendidikan anak berkebutuhan khusus, namun kami mengalami kendala dalam menemukan tempat observasi yang sesuai. Terjadi benturan dengan teman-teman yang mengambil topik yang sama. saat telah menemukan tempat yang sesuai, kami harus menunggu  konfirmasi dari SLB yang bersangkutan dalam waktu yang cukup lama. Setelah sepakat untuk merubah konsep, kami membuat perencanaan baru dan akhirnya terlaksanalah survey kami.
            Pengalaman membuat survey online sangat membantu kami dalam menyelesaikan tugas ini.  Ketika kami memilih untuk melaksanakan proyek dengan metode survey , kami merasakan sesuatu yang berbeda. Dalam melaksanakan tugas ini kami memperoleh pengalaman baru yang luar biasa, yang selama ini kami hanya diminta untuk menjadi responden kini kami yang mencari responden. semua ini memberi kami pengalaman yang tak terlupakan dan kami sangat bersyukur dengan adanya penugasan ini.
            
READ MORE

Jumat, 08 Juni 2012

Simulasi Pedagogi dan Andragogi dalam kelas Pendidikan.



Tugas kelompok :  Edberg winson (11046),Tia Nahara(11074), RahelMarisa Saragih(11092),Fitri Rahayu Silaen(11122)

                Dalam kelas Psikologi pendidikan tadi pagi , kami melakukan simulasi tentang pedagogi dan andragogi. Membedakan keduanya melalui praktek ternyata jauh lebih sulit. Untuk meningkatkan pemahaman kami, ibu Dina – dosen pengampu mata kuliah Psikologi Pendidikan meminta kami untuk membentuk kelompok dan membuat simulasi tentang pedagogi dan andragogi. Kami mencoba menyatukan persepsi dan pemahaman kami dan akhirnya kami membuat simulasi sebagai berikut.
§  Simulasi untuk pedagogi
Setting yang kami ambil adalah pembelajaran di Tk. Edberg, Tia , dan Fitri berperan sebagai murid TK, sementara Rahel berperan menjadi guru mereka. Guru menggunakan metode pedagogi untuk mengajarkan anak-anak bentuk bangun dasar. Ibu guru memperkenalkan beberapa bentuk dan menjelaskan cara membentuknya. Guru juga meminta murid untuk mengikutinya untuk menambah pemahaman siswanya.

§  Simulasi andragogi
Setting yang kami ambil adalah suasana pelatihan ketrampilan menjahit. Edberg , Tia, dan Fitri berperan sebagai peserta pelatihan sementara,Rahel berperan sebagai tutor mereka. Dalam pelatihan ini tutor membiarkan peserta untuk membuat kreatifitas mereka sendiri. Tutor akan membantu mereka ketika mereka merasa perlu dibantu. Mereka lebih aktif untuk mencari inovasi akan karya mereka.

Yang ingin kami gambarkan lewat simulasi ini adalah :
Pada simulasi pedagogi kami menunjukkan bahwa guru lebih aktif dalam menanamkan pengetahuan kepada para siswanya. Guru membuat pembelajaran sekreatif mungkin sehinggan siswa memiliki motivasi untuk belajar dan pembelajaran lebih maksimal. Dalam hal ini keaktifan guru memunculkan motivasi eksternal bagi para peserta didik. Sementara pada simulasi andragogi kami menunjukkan bahwa peserta pelatihan sudah memiliki motivasi internal untuk mengembangkan kemampuannya, mereka dibiarkan untuk membuat kreatifitas  mereka sendiri.  Dalam andragogi bukan lagi guru atau pelatih yang menjelaskan bahwa ilmu ini penting. Keinginan belajar lahir dari peserta didik sendiri.
READ MORE

Kamis, 07 Juni 2012

sepenggal pengetahuan tentang Andragogi


Secara etimologis, andragogi berasal dari bahasa Latin “andros” yang berarti orang dewasa dan “agogos“ yang berarti memimpin atau melayani. Knowles (Sudjana, 2005: 62) mendefinisikan andragogi sebagai seni dan ilmu dalam membantu peserta didik (orang dewasa) untuk belajar (the science and arts of helping adults learn). Dari pengertian ini diketahui bahwa objek dari andragogi adalah orang dewasa.

Mendidik orang dewasa tentu tidak sama dengan mendidik anak-anak. Orang dewasa diharapkan lebih matang secara psikologis dibanding dengan anak-anak. Kunci kesuksesan pendidikan orang dewasa adalah keterlibatan diri. Andragogi adalah metode pembelajaran yang melibatkan orang dewasa dalam pembelajaran.

Andragogi berbeda dengan pedagogi. Perbedaan ini memang terletak pada objeknya, dan objek yang berbeda ini menyebabkan metode yang diterapkan pada pedagogi berbeda dengan andragogi. Jika pedagogi merupakan metode dimana kita mencari cara agar  anak menjadi mengerti, menjadi paham dan pembelajaran maksimal maka andragogi adalah seni yang diterapkan dengan tujuan bagaimana agar seseorang mau terlibat dalam pembelajaran tersebut. Perbedaan lain adalah bahwa pada pedagogi anak menjadi termotivasi karena dorongan eksternal , sementara pada andragogi seseorang diharapkan memiliki motivasi dari dalam diri sendiri

Daftar Pustaka

http://imtaq.com/perbedaan-pedagogi-dan-andragogy/

http://edukasi.kompasiana.com/2011/02/23/teori-belajar-andragogi-dan-penerapannya/

 

READ MORE

PEDAGOGI



Arti kata pedagogi secara Etimologi

Kata "pedagogi" berasal dari Bahasa Yunani kuno παιδαγωγέω (paidagōgeō; dari παίς país:anak dan άγω ági: membimbing; secara literal berarti "membimbing anak”). Di Yunani kuno, kata παιδαγωγός biasanya diterapkan pada budak yang mengawasi pendidikan anak tuannya. Termasuk di dalamnya mengantarnya ke sekolah (διδασκαλείον) atau tempat latihan (γυμνάσιον), mengasuhnya, dan membawakan perbekalannya (seperti alat musiknya). Setelah mengantarkannya maka anak ditinggalkan di sekolah maksudnya adalah agar anak terbiasa dan menjadi lebih dewasa.
Istilah lainnya yaitu Paedagogia yang berarti pergaulan dengan anak, Pedagogi yang merupakan praktek pendidikan anak dan kemudian muncullah istilah Pedagogik yang berarti ilmu mendidik anak.

Lebih lanjut tentang pedagogi

            Pedagogi (pedagogy) adalah merupakan seni atau ilmu mengajar bagi anak-anak--the art or science of teaching. Ketika berbicara tentang seni berarti berbicara tentang keindahan, berbicara tentang bagaimana orang dapat merasakan seni tersebut. Demikian pula dengan pedagogi, sebagai seni pedagogi mempertimbangkan bagaimana metode dan cara mengajar yang tepat agar pembelajaran lebih optimal. Pedagogi sangat penting bagi seorang calon guru dan setiap calon guru harus memiliki kemampuan pedagogi karena pedagogi merupakan dasar untuk praktek mendidik anak. Pedagogi juga diperlukan untuk menghindari kesalahan dan kegagalan dalam mendidik anak. Penerapan pedagogi ini juga penting untuk menghantarkan anak ke pendidikan yang lebih dewasa.
Daftar Pustaka:
http://e-smartschool.co.id/
http://id.wikipedia.org/wiki/Pedagogi

           

READ MORE

Selasa, 05 Juni 2012

Tugas SURVEY



Sehubung dengan adanya tugas untuk melakukan survey dengan menggunakan kwik survey dalam mata kuliah pendidikan, saya membuat survey yang berkaitan dengan motivasi.  Dalam survey ini saya mengambil data dari 50 orang responden. saya memilih topik motivasi karena faktor ini merupakan energi penting bagi seseorang untuk berperilaku. Dalam survey saya saya tidak melihat seberapa besar motivasi seseorang , melainkan saya lebih tertarik untuk mengetahui  seberapa besar faktor intrinsik dan ekstrinsik mempengaruhi motivasi mahasiswa untuk mengikuti pelajaran. Setelah melakukan survey, saya memperoleh data sebagai berikut :

Question 4
1. Saya selalu berusaha menyukai tugas yang dibebankan terhadap saya
setuju 30 60.00%
netral 20 40.00%
tidak setuju 0 0.00%

Question 5
2. Saya merasa rugi ketika tidak bisa memahami pelajaran dalam perkuliahan
setuju 45 90.00%
netral 5 10.00%
tidak setuju 0 0.00%

Question 6
3. Adanya kuis membuat saya lebih semangat dalam belajar
setuju 29 58.00%
netral 21 42.00%
tidak setuju 0 0.00%

Question 7
4. Saya senang ketika dosen menerima pendapat saya
setuju 42 84.00%
netral 8 16.00%
tidak setuju 0 0.00%

Question 8
5. saya tetap mengikuti perkuliahan dengan serius meskipun teman-teman saya tidak
setuju 19 38.00%
netral 31 62.00%
tidak setuju 0 0.00%

Question 9
6. saya tetap serius belajar meskipun saya tidak menyukai pelajaran itu
setuju 11 22.00%
netral 35 70.00%
tidak setuju 4 8.00%

Question 10
7. keseriusan saya dalam perkuliahan tergantung pada dosen yang mengajar
setuju 23 46.00%
netral 17 34.00%
tidak setuju 10 20.00%
kesimpulan yang dapat saya ambil melalui survey ini adalah setiap mahasiswa memiliki dorongan dari dalam dirinya sendiri dalam menjalani perkuliahannya. Pernyataan pertama dan kedua menunjukkan persentasi 0 % untuk pilihan tidak setuju, hal itu merupakan indikator yang menunjukkan bahwa setiap mahasiswa memiliki dorongan intrinsik untuk mengikiti perkuliahan. Namun selain faktor intrinsik adapula faktor ekstrinsik yang bisa mempengaruhi motivasi seseorang.  pernyataan saya berikutnya menjadi indikator yang menunjukkan bahwa kebanyakan mahasiswa sangat dipengaruhi oleh faktor eksternal. Faktor eksternal tersebut bisa saja meningkatkan motivasi mahasiswa atau bisa juga malah melemahkan motivasi mahasiswa.

 

Testimoni
Ini merupakan pengalaman awal saya dalam membuat survey. Tugas ini memberikan banyak pelajaran bagi saya apalagi survey pertama saya ini berbentuk survey online. Metode survey seperti ini menurut saya sangat membantu para peneliti dalam melakukan penelitian. Proses penghitungan hasil survey lebih praktis dan cepat. Selain itu akan lebih mudah bagi kita untuk memperoleh responden ketika penelitian kita membutuhkan sampel random. Saya merasa bersyukur telah mengenal metode survey online seperti ini. Pengalaman  membuat tugas survey ini mengajarkan saya 2 hal sekaligus, saya belajar membuat survey dan juga untuk melakukannya secara online. Sungguh ini merupakan pengalaman Luar Biasa ditambah lagi dukungan dari para responden yang luar biasa, saya ucapkan terimakasih kepada para responden saya.
READ MORE